“Kalau sudah besar, cita-citanya mau jadi apa?” tanya saya saat ikut Kelas Inspirasi, sebuah kegiatan yang bertujuan membantu para siswa-siswi mengenal cita-citanya. Ketika itu saya mengisi di kelas 1 sebuah SD. Terlihat beberapa anak yang mulai kasak-kusuk mendiskusikan cita-citanya pada teman sebangkunya. “Ada yang mau jadi polisi?”
Beberapa anak mengacungkan jarinya, “Saya!”
“Kalau jadi dokter, siapa yang mau?” tanya saya lebih lanjut.
“Saya! Saya!” Ada sekitar 10 dari 25 anak yang antusias menjawab.
Saya tersenyum. Saya kembali menyebutkan nama profesi di bidang kesehatan lainnya, “Bidan… Siapa mau jadi Bu Bidan?”
Hening. Ada yang menoleh pada teman sebangkunya, ada yang mengangkat bahu tanda ketidaktahuan, ada yang garuk-garuk kepala. Ah, rupanya mereka tidak tahu apa itu bidan. Tenaga kesehatan yang lebih terkenal memang dokter dan perawat. Baiklah, ini menjadi tantangan yang seru, menceritakan soal profesi yang pernah saya geluti sebelum memutuskan menjadi ibu rumah tangga.
Bidan adalah penyedia layanan kesehatan yang fokusnya pada ibu dan anak. Bidan haruslah seorang yang telah menyelesaikan pendidikan kebidanan yang diakui dan memiliki izin melakukan praktek kebidanan. Meski ada potensi untuk bidan laki-laki di negara lain, namun di Indonesia bidan hanya perempuan karena ada regulasi yang mengaturnya yakni pada undang-undang no. 4 tahun 2019 tentang Kebidanan. Kini pendidikan bidan minimal D3 Kebidanan.
Meski fokus bidan pada kesehatan ibu dan anak, tetapi sangatlah luas. Bidan mengurusi banyak hal, mulai dari kesehatan reproduksi, hamil, melahirkan, menyusui, bayi baru lahir, imunisasi, kesehatan anak sekolah, Keluarga Berencana (KB), menopause dan masih banyak lagi. Hal-hal detail seperti mengurangi nyeri haid, relaksasi saat kontraksi melahirkan, membantu persalinan bayi dengan aman, mengatasi perdarahan setelah melahirkan, menjahit luka jalan lahir, merupakan kemampuan yang wajib dimiliki oleh bidan. Oleh karena itu kompetensi yang dimiliki bidan harus terus diasah dengan rajin mengikuti seminar kebidanan agar kemampuan jadi lebih baik dan update.
Salah satu bidan yang dapat dikatakan berhasil dalam mengemban profesinya adalah bidan Siti Sarah Citra Hati. Beliau merupakan founder Praktek Mandiri Bidan (PMB) Adya Mysha, Sanggar Senam Hamil Buah Hati, Daycare Admysh Baby Home, dan praktisi serta konselor ASI. Selain itu bidan yang lulus S1 Kebidanan pada 2021 silam sehingga gelarnya bertambah menjadi S.Keb.,Bdn ini aktif membagikan ilmu yang dimilikinya lewat mengisi berbagai seminar kebidanan. Pengalamannya sebagai bidan praktisi selama 16 tahun telah menolong persalinan sebanyak hampir 3000 persalinan normal alami.

Bidan Siti Sarah Citra Hati (sumber: facebook.com/siti.sarah.citra.hati.2025)
Prestasinya tidak berhenti sampai di situ. Bidan Siti Sarah Citra Hati juga merupakan pemenang tingkat provinsi Kalimantan Selatan SATU Indonesia Award kategori bidang kesehatan pada tahun 2020. Ini adalah program apresiasi tahunan yang diselenggarakan oleh PT. Astra International Tbk untuk memberikan penghargaan pada tokoh inspiratif di seluruh Indonesia. SATU Indonesia ialah akronim dari Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia, memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Penghargaan ini diberikan pada anak muda yang memberikan dampak positif di bidang kesehatan, Pendidikan, lingkungan, kewirausahaan dan teknologi.
Di tahun 2020, jumlah peserta SATU Indonesia Award ada 10.036 yang mendaftar. Memenangkan tingkat provinsi di bidang kesehatan sudah merupakan hasil yang luar biasa. Bisan Siti Sarah rupanya tidak berpuas hati, beliau terus mengambangkan kemampuannya untuk membantu sesama. Beliau kemudian menjadi penulis buku kebidanan, diantaranya ada Complementary And Alternative Medicine (Mengurangi Nyeri dan Durasi Persalinan) dan Cegah KEP (Kurang Energi Protein) Peduli Generasi Cemerlang. Bidan cantik berkacamatan ini juga menjadi author of International Journal dengan menembus situs jurnal kesehatan internasional Scopus, jurnal ilmiah terbesar dan dihormati di dunia akademik.

Bidan Siti Sarah Citra Hati saat menerima SATU Indonesia Award 2020 (sumber: facebook.com/siti.sarah.citra.hati.2025)
Bidan Siti Sarah Citra Hati yang begitu aktif dan enerjik, meski seorang bidan namun beliau bisa menjadi apa saja. Sebagai juara 1 Puteri Maxreps Competition Street Workout Indonesia (SWID), beliau bisa membuktikan kemampuannya lewat mengelola Sanggar Senam Hamil Buah Hati dengan baik. Jadi tidak hanya klinik bersalinnya saja yang ramai, namun sanggar senamnya juga banyak peminat. Utamanya para ibu hamil yang ingin persalinan normalnya nanti berjalan dengan lancar dan nyaman.
Lokasi sanggar senam ini jadi satu dengan klinik bersalin yang dikenal dengan nama PMB Adya Mysha. Lokasinya di Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru Utara, Kalimantan Selatan. Klinik pelayanan kebidanan ini dikelola sejak 2009 dan sudah berkembang pesat. Hal ini selain karena pelayanannya yang baik, juga karena mengusung persalinan dengan pilosofi Gentle Birth atau persalinan alami dengan lembut nan ramah jiwa.
Pelayanan di klinik bersalin milik Bidan Siti Sarah Citra hati sungguh lengkap. Selain kelas senam hamil yang punya program dalam persiapan dan pendampingan persalinan, ada juga dokumentasi saat dan setelah persalinan. Photoshoot baby newborn yang menjadi favorit, dimana momen berharga lahirnya sang buah hati terabadikan dengan penuh cinta dan kehangatan. Ucapan selamat atas persalinan normalnya juga diabadikan dalam Instagram @klinikbersalin_tpmbadyamysha.
Bila melihat akun media sosialnya, bidan dengan 3 buah hati ini bertekad terus meningkatkan kompetensinya agar selalu bisa menjadi mitra dan pendamping perempuan dalam setiap siklus hidup. Beliau siap dihubungi kapan saja, selama 24 jam bagi layanan persalinan. Beliau juga aktif menjalankan program edukatif Bidan go to School, yang bertujuan mengenalkan profesi dan tugasnya. Ini hampir sama dengan Kelas Inspirasi, kegiatan yang saya ikuti di awal tulisan ini. Dengan adanya kegiatan edukasi ini, peran bidan di masyarakat semakin di kenal, utamanya anak-anak juga jadi tahu ada profesi bidan sebagai tenaga kesehatan selain dokter dan perawat.
Bidan lulusan S1 Kebidanan Universitas Sari Mulia Banjarmasin ini juga membagikan ilmunya pada sesama rekan sejawat. Terbaru pada Juli 2025, beliau mengisi sebagai pembicara dalam pelatihan offline Optimizing Fetal Positioning (Optimalisasi Malpresentasi dan Malposisi Janin). Pada Maret 2025 mengisi Kuliah Pakar di Universitas Sari Mulia, dalam materi Bidan Sigap Menciptakan Persalinan yang Aman dan Lancar. Tidak hanya itu, sudah bertahun-tahun klinik bersalin miliknya juga menyerap tenaga kerja berprofesi bidan, serta menjadi lahan praktek mahasiswi kebidanan. PMB Adya Mysha pun telah berbadan hukum dan bernama PT Adya Mysha Doabangsa.

Bidan Siti Sarah Citra Hati saat mengisi Kuliah Pakar di Universitas Sari Mulia (sumber: facebook.com/siti.sarah.citra.hati.2025)
Sertifikasi hypnobirthing milik Bidan Siti SARAH Citra Hati juga membuahkan hasil berupa adanya kelas private hypnobirthing yang diselenggarakan di klinik bersalinnya. Hypnobirthing dapat membantu ibu hamil menghadapai proses persalinan dengan tenang dan nyaman, sehingga dapat mengurasi rasa sakit dan stress. Teknik ini menggabungkan hypnosis dan rileksasi. Tidak banyak bidan yang menguasi Teknik hypnobirthing ini dikarenakan membutuhkan pelatihan yang lumayan kompleks.
Dari padatnya kegiatan yang dijalankan maka tidak heran mengapa Bidan Siti Sarah Citra Hati menjadi pemenang individu SATU Indonesia Award 2020 kategori kesehatan dalam kegiatan Bidan Swasta Siaga 24 jam Mengawal 100 HPK (Hari Pertama Kehidupan) & Penghidup Bagi Generasi Pelanjut Bidan. Perannya tidak hanya untuk perempuan, namun juga membantu keluarga dalam merencanakan keluarga. Hal ini bisa dilihat dari jumlah akseptor KB di kliniknya yang menyentuh angka lebih dari 500 orang. Juga berbagai pelayanan yang diberikan pada proses sebelum, saat dan setelah persalinan di klinik bersalinnya. Sungguh peran bidan yang siaga demi kesehatan Ibu dan Anak.
Sumber informasi:
https://www.sukabumiupdate.com/sehat/65597/selamat-klinik-bps-adya-mysha-binaan-fkdb-di-banjarbaru-berbadan-hukum#google_vignette
https://www.facebook.com/siti.sarah.citra.hati.2025/
Lokasi sanggar senam ini jadi satu dengan klinik bersalin yang dikenal dengan nama PMB Adya Mysha. Lokasinya di Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru Utara, Kalimantan Selatan. Klinik pelayanan kebidanan ini dikelola sejak 2009 dan sudah berkembang pesat. Hal ini selain karena pelayanannya yang baik, juga karena mengusung persalinan dengan pilosofi Gentle Birth atau persalinan alami dengan lembut nan ramah jiwa.
Pelayanan di klinik bersalin milik Bidan Siti Sarah Citra hati sungguh lengkap. Selain kelas senam hamil yang punya program dalam persiapan dan pendampingan persalinan, ada juga dokumentasi saat dan setelah persalinan. Photoshoot baby newborn yang menjadi favorit, dimana momen berharga lahirnya sang buah hati terabadikan dengan penuh cinta dan kehangatan. Ucapan selamat atas persalinan normalnya juga diabadikan dalam Instagram @klinikbersalin_tpmbadyamysha.
Bila melihat akun media sosialnya, bidan dengan 3 buah hati ini bertekad terus meningkatkan kompetensinya agar selalu bisa menjadi mitra dan pendamping perempuan dalam setiap siklus hidup. Beliau siap dihubungi kapan saja, selama 24 jam bagi layanan persalinan. Beliau juga aktif menjalankan program edukatif Bidan go to School, yang bertujuan mengenalkan profesi dan tugasnya. Ini hampir sama dengan Kelas Inspirasi, kegiatan yang saya ikuti di awal tulisan ini. Dengan adanya kegiatan edukasi ini, peran bidan di masyarakat semakin di kenal, utamanya anak-anak juga jadi tahu ada profesi bidan sebagai tenaga kesehatan selain dokter dan perawat.
Bidan lulusan S1 Kebidanan Universitas Sari Mulia Banjarmasin ini juga membagikan ilmunya pada sesama rekan sejawat. Terbaru pada Juli 2025, beliau mengisi sebagai pembicara dalam pelatihan offline Optimizing Fetal Positioning (Optimalisasi Malpresentasi dan Malposisi Janin). Pada Maret 2025 mengisi Kuliah Pakar di Universitas Sari Mulia, dalam materi Bidan Sigap Menciptakan Persalinan yang Aman dan Lancar. Tidak hanya itu, sudah bertahun-tahun klinik bersalin miliknya juga menyerap tenaga kerja berprofesi bidan, serta menjadi lahan praktek mahasiswi kebidanan. PMB Adya Mysha pun telah berbadan hukum dan bernama PT Adya Mysha Doabangsa.

Bidan Siti Sarah Citra Hati saat mengisi Kuliah Pakar di Universitas Sari Mulia (sumber: facebook.com/siti.sarah.citra.hati.2025)
Sertifikasi hypnobirthing milik Bidan Siti SARAH Citra Hati juga membuahkan hasil berupa adanya kelas private hypnobirthing yang diselenggarakan di klinik bersalinnya. Hypnobirthing dapat membantu ibu hamil menghadapai proses persalinan dengan tenang dan nyaman, sehingga dapat mengurasi rasa sakit dan stress. Teknik ini menggabungkan hypnosis dan rileksasi. Tidak banyak bidan yang menguasi Teknik hypnobirthing ini dikarenakan membutuhkan pelatihan yang lumayan kompleks.
Dari padatnya kegiatan yang dijalankan maka tidak heran mengapa Bidan Siti Sarah Citra Hati menjadi pemenang individu SATU Indonesia Award 2020 kategori kesehatan dalam kegiatan Bidan Swasta Siaga 24 jam Mengawal 100 HPK (Hari Pertama Kehidupan) & Penghidup Bagi Generasi Pelanjut Bidan. Perannya tidak hanya untuk perempuan, namun juga membantu keluarga dalam merencanakan keluarga. Hal ini bisa dilihat dari jumlah akseptor KB di kliniknya yang menyentuh angka lebih dari 500 orang. Juga berbagai pelayanan yang diberikan pada proses sebelum, saat dan setelah persalinan di klinik bersalinnya. Sungguh peran bidan yang siaga demi kesehatan Ibu dan Anak.
Sumber informasi:
https://www.sukabumiupdate.com/sehat/65597/selamat-klinik-bps-adya-mysha-binaan-fkdb-di-banjarbaru-berbadan-hukum#google_vignette
https://www.facebook.com/siti.sarah.citra.hati.2025/
Komentar
Posting Komentar